- take a Brief CH1
Nama saya Muhammad Harrier Sutrisno, umur saya 21 tahun. saya adalah anggota
BSAA bagian Asia saya tadinya hanya seorang sipil biasa, tapi karna sebuah
kejadian saya di rekrut oleh kapten Mason 2 tahun yang lalu. saya adalah
seorang marksman, yaa... pertengahan antara assaulter dan sniper, senjata
favorit saya adalah Battle rifle jenis apapun dengan scope ringan seperti ACOG,
battle rifle adalah senapan yg kalibernya lebih besar dari assult rifle tapi
lebih kecil dari pada Sniper, dan bisa menggunakan mode full auto apabila
terpaksa. Sekarang tahun 2020 5 tahun yang lalu terjadi serangan teroris di
jakarta tapi bukan serangan bom bunuh diri seperti tahun 2004 melainkan
serangan Bio-Organic Weapons 2 Nemesis di persenjatai lengkap, meskipun tidak
seperti racoon city dimana muncul banyak zombie, tapi sekitar 2000 orang
meninggal dan terinfeksi, banyak yang mengatakan bahwa ini adalah ulah dari
teroris yg ingin menghancurkan negara lain, tapi ada yg mengatakan bahwa ini
adalah percobaan BOW dari sebuah perusahaan farmasi Tricell untuk pengumpulan
data ttg BOW yg akan dijual ke negara-negara yang sedang berperang.
“hey! Harri jangan bengong, perhatikan!” teriak Dani
“oh maaf saya masih agak ngantuk, kurang tidur” jawab saya
“Brieffing ini penting untuk mengetahui situasi dan kondisi di sana” teriak
kapten Mason, kapten Mason Raven umurnya 42 tahun orang Amerika yang ditugaskan
untuk memimpin operasi-operasi di asia khususnya di Indonesia, senjata
favoritnya adalah Assault Rifle mulai dari AK,M4,SS2,dll, tapi dia juga bisa
menggunakan senjata jenis lainnya dengan baik, dia belajar bahasa Indonesia
supaya bisa berkomunikasi lebih mudah dengan team dan orang sipil, meskipun
kadang-kadang masih pake bahasa Inggris.
“kapten apa ada laporan terbaru dari sana?” tanya Rahman, Ahmad Rahman Maulana
lahir di Jogjakarta umurnya sekitar 26 tahun, dia direkrut dari TNI dia
memiliki stamina yg luar biasa karna mampu berlari 10km tanpa henti dengan
membawa 10kg beban, karna staminanya itu dia diberikan senjata Support atau
Machine gun, senjata favoritnya adalah HK IAR M27 katanya kalo IAR M27 itu
lebih ringan dari M249 dan cara pengoperasianya mirip dengan M4 jadi dia lebih
nyaman dan lebih enak di bawa manuver.
“menurut kepolisian dan TNI disana selain 6 ekor Licker juga muncul 4 ekor
Reptil setinggi 2m” jawab kapten Mason
“apa reptil? Itu pasti Hunter” kata Dani, Dani Jonathan Alfian lahir di
Bandung, umurnya 25 tahun dia salah stu yang paling mengerti tentang B.O.W,
keahlianya dalam Close Range Combat sudah tidak diragukan, dia sudah Sabuk
hitam baik karate maupun taekwondo, senjata favoritnya adalah MP5 dan Spas15
Shotgun biasanya dia dikasih dua senapan
“ini pasti bakalan susah 6 ekor Licker itu masih gampang, pake shotgun aja dah
pasti mati tapi kalo Hunter? Dah cepet,kuat,beracun lagi” kata Dani
“karna kita akan melakukan Close combat hari ini kalian akan menggunakan
senjata yang sedikit lebih kuat dan lbh multipurpose dari biasanya”jelas kaptenMason
“ karna Licker buta dan hanya menggunakan pendengaran maka semua senjata akan
dilengkapi reflex sights* dan peredam ringan kecuali Harri dan rossa
menggunakan ACOG dan peredam berat, Rahman kamu akan membawa MK46 dan USP
sebagai sidearm, Dani kamu akan membawa dan AA12 dibawahnya, saya akan membawa
SS2 dengan M203 dibawahnya dan sidearm Desert Eagle, Harri kamu akan membawa
SCAR-H dengan ACOG* sights dan sidearm sebuah Glock18, dan Rossa akan membawa Cheytac
M310 dengan AK9 assault rifle sebagai sidearm, eh di mana Rossa?”
tiba-tiba pintu terbuka dan Rossa berkata “maaf pak saya habis dari kamar
kecil”
“yuhuu...!! AA12 saya pernah ngarep bawa ini tapi ini kayak mimpi, ini terlalu
sadis!!!!” kata Dani dengan senangnya sambil memegangi senapannya
“ya gimana gk sadis, shotgun dengan kemampuan menembak 20 peluru full auto
dengan kecepatan 600rpm, kalo nembak licker jangan kan mati malahan bisa
putus-putus badannya” kata saya menjawab kesenangan Dani
“ok kita akan berangkat 5 menit lagi pakai perlengkapan kalian dan langsung
masuk ke APC, dan untuk kamu Rossa kamu akan melindungi kami melalui udara
dengan heli” kata kapten Mason sambil memberikan senapannya ke pada Rossa,
Rossa Meliana lahir di Bogor anggota PerBakin, umurnya 24 tahun adalah salah
satu anggota team terbaik dan pe-sniper terbaik di BSAA asia timur, sepertinya
dia kurang suka dengan saya karna perlakuannya dan perkataanya agak kasar
dengan saya beda apabila bicara dan anggota team lainnya, senjata favoritnya
adalah Cheytac M200 dan XM109
# maaf kalo jelek soalnya saya gk biasa
nulis, dan maaf klo msh banyak hal-hal yg bisa dijelasin kyk senjata dan lain2
*Reflex sights adalah alat pembidik elektronik pengganti pembidik besi bawaan
biasanya berbentuk titik laser merah dan hijau dan terkadang memiliki kemampuan
1.5x zoom
*ACOG atu Advanced COmbat Gunsight adalah scope yg memiliki kemampuan 3-6x zoom
diatas red dot sight yg hanya 2x zoom dan di bawah scope sniper yg biasanya
8-16x zoom
*untuk yang gk tau ttg apa yang saya sebutin silahkan cek d internet ^^
-Lick the gun!!! CH2
pukul 13:35 setelah kami membawa perlengkapan, kami langsung masuk ke APC*
kecuali Rossa yang menggunakan heli little bird.
“pak apa ada perkembangan situasi di sana?” tanya Rahman
“TNI mengatakan bahwa 10 TNI terluka, dan mereka belum memastikan jumlah korban
sipil, mereka berhasil membunuh 2 Licker tapi sisanya masuk ke dalam perumahan
sipil dan TNI tidak bisa membawa kendaraan berat mereka masuk” jelas kaptenMason
“pak di mana tepatnya kita berangkat? anda tidak mengatakan tempatnya tadi” saya
pun bertanya
“kita akan pergi ke Tambora”
“apa! Tambora? Itu daerah padat penduduk” teriak saya sambil menatap ke kapten
“karna itu kita dikirim kesana, TNI tidak bisa menggunakan serangan dari udara
tapi mereka akan membantu kita dengan memberikan mata dari udara dengan heli
little bird tadi” kata kapten sambil mencoba membuka koper besi yang di
pegangnya. “sekarang pakai ini di tangan kalian” sambil memberikan kepada kami
benda seperti jam yang memiliki layar besar seperti smartphone tapi lebih tipis
dan fleksibel dan memilki kamera.
sambil berusaha menggunakan alat itu di tangannya Dani bertanya ke pada kapten
“apa ini?”
“itu adalah alat terbaru namnya Morph untuk melacak keberadaan melalui GPS dan
sebagai alat komunikasi video seperti 3G tapi sudah terhubung dengan headphone dan
kamera di helm kalian, jadi anggota team lain bisa mengetahui posisi dan
situasi kalian” jelas kapten Mason
tiba-tiba APC kami berhenti dan pengemudi mengatakan bahwa kita sudah sampai,
kami pun turun dari APC dan menemui salah satu anggota TNI yg sedang berjaga
“apa ada perkembangan situasi?” tanya kapten Mason
“ya kami berhasil membunuh 1 ekor Licker dan 1 ekor Hunter dengan bantuan APC,
tapi 4 orang kami meninggal dan meskipun kami sudah mengevakuasi sebagian besar
orang sipil tapi menurut little bird masih ada orang sipil di sana ”kata TNI
sambil menunjuk ke laptop yang berisi gambar GPS daerah di mana orang sipil
tersebut
“ ini berarti masih ada orang sipil di sana dengan 3 ekor Licker dan 4 ekor
hunter” kata kaptenMason
“kalo gitu kita perlu senjata yang lebih membantu” sambil menunjuk ke sebuah
XM25* yang berisi peluru HEAP* di atas meja
“Ok Harri kamu yang akan membawa XM25 karna peralatan kamu yang paling sedikit”
kata kapten mason sambil menyodorkan XM25
“sekarang kita akan membagi tugas dan masuk berpasangan, Harri kamu dengan Dani
cari dan bunuh BOW itu sementara kami akan mencoba mnyelamatkan orang sipil di sana”
kata kapten mason
“siap pak!!!!” jwb kami berdua
meskipun di sirami oleh teriknya matahari rasa cemas dan takut tetap menghantui
kami, kami berhati- hati melangkah sambil mengarahkan senapan kami ke
sudut-sudut yg kami rasa ada monster-monster itu, setelah berjalan sekitar 200
meter kami mendengar suara tembakan pistol dari sebuah rumah kecil 2 tingkat,
kami pun membuka pintu rumah tersebut dan melihat mayat tentara di pojok kamar
tamu yang terkoyak perutnya, “aman”kata dani sambil mengarahkan senapanya ke
sekitar ruangan, kami pun melanjutkan ke ruang dapur dan kami pun melihat
seekor Licker sedang mengoyak perut seseorang di lantai, tanpa pikir panjang
kami pun menembakan senapan kami ke licker tersebut, setelah kami memasikan
Licker tersebut telah mati kami pun melanjutkan tapi dani tanpa sengaja
menjatuhkan sebuah panci di sampingnya, tiba-tiba seekor licker melompat ke
arah kami yang ternyata dari arah langit-langit rumah, dani pun di terkam dan saya
terlmpar ke samping bebrapa meter dani berusaha melawan dengan kekuatanya
sambil memegangi lengan tangan licker agar tidak mengoyaknya, saya pun bangkit
dan dengan hati-hati membidik licker tersebut dan menembaknya 3 kali di
punggung, licker itu terlempar karna kesakitan, tapi sebelum saya sempat
menembaknya lagi licker itu berlari kearah lantai 2 dan menuju atap rumah yang
lain, saya pun mengejarnya ke lantai 2 dan melihatnya berlari menjauh kearah
depan dengan cepat, saya pun membidiknya sebelum saya sempat menembak tiba-tiba
licker itu mati di tembak dari atas dan terdengar suara dari headphone “dasar
bodoh! apakah kamu tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar” kata Rossa, saya pun
mengadah keatas dan melihat Rossa dibangku heli Little bird, saya pun berkata
“bisa kah kamu berhenti mengatakan hal yang tidak penting, tapi tembakanmu
memang hebat” sambil mengacungkan jempol ke arah Rossa, heli itu pun berputar
“Diam! dan lihat keadaan Dani” teriak Rossa, saya pun tersentak dan bergegas lari
kearah Dani di dapur, saya pun melihat Dani duduk di sofa, “Dani kamu tidak
apa-apa?” tanya saya , “akh tidak apa-apa hanya sedikit kaget” sahut Dani
sambil meminum air di botol minum yg dia bawa, “baik mari kita lanjutkan” kata
Dani sambil mengangkat senapanya, kami pun mengecek situasi kapten dengan alat
yang tadi kapten berikan dan melihat kapten sedang melawan 3 ekor Hunter sambil
melindungi beberapa orang sipil dan terdengar dari headphone “Harri,Dani cepat
ke sini!!! Kami butuh bantuan!!!” teriak kapten, kami pun bergegas kesana.
#wew kyknya yg ini agak lebih bagus d banding chapter sebelumnya, bagi yg
pengen tau apa itu Hunter Dragon sabar ya
*XM25 adalah senapan pelontar granat ringan semi auto 5 peluru dengan kaliber
25mm di banding M230 yg menggunakan 40mm, XM25 lebih akurat dan effective
meskipun damage dengan damage daya ledak yang jauh lebih kecil d banding
kaliber 40mm ya tapi lumayanlah buat mecahin licker jadi 2 potong atau nembus
baja ringan
*HEAP atau High Explosive Armor Piercing adalah dual purpose amunisi, memiliki
kemampuan ledak dan tembus bodi armor
*Heli Little Bird adalah helikopter kecil biasa digunakan untuk mengangkut
personel di luar samping kanan dan kiri terdapat bangku yang bisa mengangkut 4
orang. Tergantung jenisnya little bird juga bisa digunakan sebagai helikopter
penyerang di persenjatai 2 minigun dan 2 rocket pod.
*APC adalah kendaraan lapis baja ringan biasanya menggunakan 4,6, hingga 8
Roda, dibandikan dengan tank, APC jauh lebih ringan dan lbh mudah hancur d
banding tank
*{Morph adalah alat komunikasi percobaan, berguna memberikan dan mendapatkan
data terbaru secara online, Morph di buat dengan basic smartphone}
-Hunter or get Hunted CH3
kami pun bergegas ke
arah kapten dengan menggunakan GPS kami mencari jalan tercepat menuju ke sana,
kami pun berlari tanpa memperhatikan sekitar kami lagi setelah 50m terdengar
suara Rossa berteriak “awas dari kanan”, tiba-tiba muncul seekor Reptil
setinggi 2 meter sambil membawa sesosok mayat manusia di mulutnya, Hunter itu
pun membuka mulutnya dan menjatuhkan mayat tersebut kemudian berteriak dan
melempar sebuah motor kearah kami, kami pun melompat kearah yg berbeda Dani
melompat ke arah jalan menuju kapten sementara saya ke arah lainnya, Hunter itu
menatap dan berjalan ke arah saya dan saya tahu bahwa hunter itu mengincar saya
, tapi tiba-tiba Dani menembakan AA12nya ke arah Hunter tersebut dan kemudian
berlari dikejar Hunter ke arah kapten berada, dan suara Dani terdengar dari
headphone “cepat cari tempat tinggi dan bunuh mereka dengan XM25 kita tidak
akan bisa membunuh mereka dengan senjata standar yg kita bawa, saya akan
mengalihkan perhatiannya” kata Dani sambil terengah-engah, saya pun segera mencari
tempat tinggi namun yang paling tinggi disana hanya rumah 3 lantai dan jauh
dari jangkauan jarak effective peluru XM25 ”Cih! Kalo dari situ gk bakalan
mati”, tanpa berpikir panjang saya pun naik ke lantai 2 rumah di sebelah kiri saya
dan berlari menuju atap rumah di samping saya, mengambil jalan menuju tempat
Dani berlari dan mengambil resiko jatuh dari atap rumah yg hanya beratapkan
seng, sekitar 30meter berlari saya pun melihat Dani terpojok dan menembak
Hunter itu dengan semua peluru yang ada, saya pun mencoba menembaknya 3 kali
dengan XM25 tapi tidak mempan dia hanya terluka kemudian Hunter itu berbalik
arah dan mulai berjalan ke arah saya, saya pun menembaknya di kepala 2 kali
tapi tetap tidak mempan tiba-tiba saya terpikir sesuatu bahwa kemungkinan
terbesar kelemahannya ada di bagian otaknya tapi ditembak melalui matanya, saya
pun berteriak “Dani tembak dia lagi!”, dia pun menembaknya dengan AA12 20 kali
hingga pelurunya habis dan Hunter itu berbalik lagi ke arah Dani, ”aaaaaa......
Harri sya butuh bantuan di sini” kata Dani dengan takutnya sambil berjalan
mundur kearah tembok, “tahan” jawab saya sambil membidik “Harriiii....” panik
Dani “tahan”sahut balik saya, “Hariii.....!!!!” teriak Dani, “can’t u just die
little geko!!!”kata sya sambil menembakan peluru terakhir XM25 menembus mata
Hunter, kemudian Hunter itu jatuh ke arah samping menimpa sebuah motor, Dani
pun terdiam beberapa detik dan kemudian berteriak ”kerja bagus Harri!!!!!!”,
kemudian saya teringat dengan kapten Mason dan Rahman dan melihat mereka
menggunakan Morph melalui kamera pengawas heli littlebird, dan melihat kapten
Mason terluka sambil menembakan senjata MK46 milik Rahman dan Rahman duduk
dipojok terluka parah, tersisa 1 ekor Hunter sementara itu Rossa terus berusaha
menembak Hunter, saya pun menghubungi Rossa “Hunter itu lemah d bagian kepala”
Rossa menjawab ”ini sudah tapi tidak mempan”, ”tembak melalui matanya tembus ke
otaknya”kata saya, “dimengerti” jawab Rossa heli itu pun terbang rendah dan
berusaha memposisikan nya agar seimbang, dengan melalui kamera helm Harri
melihat Rossa mengokang Cheytac M310* nya, dan kemudian Rossa menembak menembus
mata Hunter, Hunter tersebut pun mati dengan mata yang berlubang.
*Cheytac M310 adalah sniper 5 peluru Bolt-action rifle dengan kaliber .408(10.4x77mm)
memiliki akurasi yang tinggi power yang tinggi di klasifikasikan sebagai Anti
Material Rifle* meskipun begitu M310 masih kalah dengan M82A1 yg memiliki
kaliber 12.7x99mm/ .50cal
*Anti Material Rifle adalah senapan dengan kaliber besar pertama kali digunakan
pada Perang Dunia 1 sebagai senjata anti tank namun kini digunakan sebagai
sniper jarak jauh dan anti vehicle, dengan tenaga mulai dari
11000 joule hingga 30000 joule (tergantung kaliber) kaliber klass ini bisa
menembus baja setebal 2 inchi dengan mudah
-Die isn’t a choice but is a fate CH4
setelah 2 jam lebih yang melelahkan kami berhasil membunuh BOW yang ada, dengan
laporan 6 lickers, 1 dibunuh Harri dan Dani dengan SCAR-H dan AA12, 1 dibunuh
Rossa dengan Cheytac M310, 3 dibunuh oleh TNI dengan SS2 dan M203, 1 dibunuh Rahman
dengan MK46. Sementara 4 Hunter, 1 dibunuh oleh Harri, 1 dibunuh kapten Mason
dengan menggunakan M203, 1 dibunuh Rossa dengan Cheytac M310, 1 dibunuh TNI
dengan 30mm semi-auto cannon dari APC ANOA.
kami pun beristirahat di kamp yg berada di tengah jalan raya sambil minum kopi
dan merawat Rahman, saya pun mematikan headphone dari Morph dan memasang memory
card untuk mendengarkan musik secara handsfree, beberapa ahli forensik dari
BSAA datang dan menyelidiki BOW tadi(ehem,mantan BOW),setelah setengah jam
kemudian mereka pun mendatangi kami dan mengatakan bahwa “kalian beruntung
masih hidup, ini adalah BOW Hunter type terbaru dengan menggunakan DNA dari
Komodo* BOW ini memilki kelebihan yang dimiliki Komodo tapi jauh lebih hebat,
“maaf,apa maksud anda?”tanya Dani, “BOW ini memilki kulit tebal dan kuat
seperti Komodo,racun yang lebih kuat dari Komodo biasa dan kami akan menamainya
Hunter type Dragon”,”selain itu BSAA juga telah menembak jatuh sebuah UAV* tipe
Global Hawk* diatas jakarta sepertinya memata-matai pergerakan kalian” terang salah
seorang anggota BSAA, ”apa UAV? Berarti ini memang sudah direncanakan”kata
sya,”apa ini ada hubungannya dengan Amerika atau negara-negara Eropa? Drone
tipe Global hawk hanya di miliki Amerika dan negara-negara di Eropa”tanya
kapten Mason, “kami tidak tahu, itu bisa jadi milik Amerika atau negara-negara
di Eropa tapi Drone tipe Global hawk juga sudah di jual di pasar gelap sejak 6
tahun lalu”jelas anggota BSAA tadi.
tiba-tiba ada laporan dari pusat mereka
ingin membicarakan situasi sebelumnya di kantor pusat.” now get ready! kita
akan berangkat ke pusat 5 menit lagi” kata kapten Mason sambil mengambil
barang-barangnya, saya pun bersiap-siap dan menuju ke APC ANOA (BSAA)* yang
berjarak 15m, setelah semua menaiki APC saya pun teringat bahwa XM25 saya masih
di kamp tadi saya pun meminta izin untuk mengambil XM25 tersebut, setelah saya
ke kamp mengambil XM25 dan mengisinya saya melihat truk kontainer yang
sebelumnya tidak ada ”perasaan tadi pas pertama kesini truk ini gak ada dah”
pikir saya, di badan kontainer truk tersebut terdapat bercak darah “eh ada
tulisannya, tulisannya D.. I.. E.. DIE” BRUAKK tiba-tiba 1 ekor Hunter tipe
Dragon kluar dari dalam kontainer menghancurkan kontainer tersebut, Hunter ini
berbeda dari sebelumnya karna tidak memilki mata dan sepertinya gabungan antara
Hunter tipe Dragon dengan licker, Hunter itu terdiam dan menjulurkan lidahnya
berusaha mencari mangsa, saya pun mundur beberapa meter dan tiba-tiba alat
komunikasi Morph berbunyi dengan suara Dani “hey cepat kita sudah terlambat”,
lalu Hunter tersebut menghadap saya “akh, sial”, Hunter itu pun berlari
mengejar saya lalu saya berlari ke arah perumahan, meskipun TNI yang melihat
menembakinya dengan SS2 dan M203 bahkan RPG yang ditembakan ke arahnya pun
mampu di tangkis dan Hunter tersebut tetap mengejar saya, sepertinya saya sudah
menjadi sasaran utama, sambil berlari saya pun melempar granat Sonic* ke arah
kanan berharap Hunter tersebut akan berhenti karna suara bising ledakan dan
berlari ke sebuah rumah di sebelah kiri, benar saja Hunter tersebut berhenti
dan berteriak ke sakitan, saya pun mengaktifkan Headphone kembali dan
menghubungi kapten Mason “kapten saya dikejar oleh BOW Hunter tipe Dragon saya
membutuhkan bantuan” bisik saya, “baik karna tempat d sana sulit di masuki APC
atau Tank dan juga pemerintah juga tidak mengizinkan serangan udara yang
menghancurkan perumahaan, sebaiknya kamu menarik perhatiannya ke tengah jalan
raya atau sebuah lapangan, saya akan menghubungi TNI untuk bantuan dari udara”
kata kapten.
saya memberanikan diri menaiki lantai 2 mengintip keluar dan melihat hunter
tersebut ada depan rumah dan berusah masuk kedalam sayapun mengambil granat
sonic dan melemparkanya keluar membuat Hunter tersebut kesakitan dan masuk kedalam
rumah, saat itulah saya menjebol atap dengan XM25 dan menuju atap, saya pun
berlari ke arah jalan raya terdekat dan saya melihat Hunter itu menghancurkan
atap dan mengejar saya, terdengar helikopter dan melihat heli Apache melewati
saya 15m diatas tanah, menunggu saya dan Hunter tersebut berada di jalan raya.
setelah 40 detik berlari akhirnya saya sampai di depan jalan raya, saya
menengok ke belakang tapi hunter tersebut menghilang, dan BRAKKK suara dari
tembok yang hancur di samping saya dan Hunter tersebut melempar saya kearah
mobil sedan di 15m depan saya, tangan kiri saya patah saya pun berusaha berdiri
dan tetap berlari melewati sedan tadi, dengan menggunakan tangan kanan saya
menembakan XM25 3 kali ke arahnya yg tidak mempan sama sekali, saya berdiri
terpojok di belakang saya ada sebuah pagar dari bambu yang di belakangnya
terdapat sungai, saya merasa tidak kuat lagi berlari, memanjat, atau merubuhkan
pagar, saya menghadap kebelakang dan melihat Hunter itu ada di depan saya
sejauh 30m dari saya, saya pun menembakan 2 peluru terakhir ke arah Hunter itu
dan merasa pasrah, tapi tiba-tiba ZEP!!!!! Dan BOOOAARRRR!!!!!! sebuah missile meluncur
di belakang Hunter, hunter itupun Hancur sayapun terlempar dan semuanya menjadi
gelap.
*komodo adalah makhluk yg pemalas tapi mampu bergerak cepat komodo memiliki
kulit tebal, dan komodo memilki racun yang berasal dari bakteri di giginya.
Komodo di Indonesia diebut komodo dragon karna dianggap mirip naga dansalah
satu predator reptil terbesar
ke arahnya
*UAV atau Unmanned Aerial Vehicle adalah pesawat tanpa awak yang dikendalikan
jarak jauh
*Global Hawk adalah pesawat UAV yg memilki kemampuan jelajah yang luar biasa
dan memiliki kamera pengawas yang mampu menembus awan pertama kali di buat
untuk amrik {dan di cerita ini Global hawk sudah d jual ke negara-negara eropa}
*APC ANOA adalah APC ringan beroda 6 buatan Indonesia atau pt pindad bersenjata
ringan, mulai dari M240 hingga 30mm light cannon {di cerita ini Indonesia
menghibahkan 100 Anoa ke BSAA Indonesia}
*{granat sonic adalah granat flashbang yg ditambah suara super sonic biasa di
gunakan untuk anti terrorisme dan mengacaukan fokus BOW}
# selanjutnya saya akan menceritakan tentang bagaimana Harrier bisa masuk BSAA dan
kejadiannya, mohon di tunggu dan maaf kalo ada salah2 kata dan tulisan
-----------------------------------------------------------------
ini sebenernya salah satu bahan buat lanjutan novel Harrier BSAA yg dulu,
sayangnya gk sempet dan lg mentok bikinnya
21 agustus 2020
sekarang dunia tidak hanya d hadapkan oleh teroris yg
menggunakan B.O.W tapi juga perang dan bencana alam yg ekstrim, amerika
mengalami badai salju yg parah, d mesir terjadi hujan salju, d jepang terjadi
konflik dgn cina yg d sebabkan oleh B.O.W dan d Jakarta sendiri tempat d mana
sya berdiri sekarang ini hampir 40% daratannya terendam air laut. ini seperti d
mana tuhan membenci manusia, tapi kenyataan berkata lain manusialah yg merusak
bumi dan saling menghancurkan.
kini sudah 5 bulan sya d rawat d rumah sakit setelah
mengalami patah tulang rusuk dan tangan kiri yg hancur karena serangan Hunter
dragon, dokter pun mengganti tulang lengan kiri sya dgn besi alumunium dan
untuk mencepat penyembuhan mereka menggunakan t-virus dan anti virus d
suntikkan secara berkala. sya kini sudah lebih baik dan mampu mengikuti latihan
bersama anggota TNI. tapi sekarang semua berbeda karena team khusus BSAA d
Indonesia d bubarkan, kapten Mason dan Dani pergi k eropa untuk mencari tahu
asal persenjataan teroris ini. Rahman pergi k sebuah daerah d papua untuk
memberi bantuan tenaga d sana untuk melawan B.O.W. Rossa d rekrut BSAA spec
ops, karena kemampuan menembaknya. yg tersisa hanya sya sendiri memulihkan diri
dan bersiap untuk kembali bertarung melawan kekacauan yg d hadapi manusia.
29 agustus 2020
sya d jemput oleh teman kapten mason sekaligus intruktur sya
saat pertama kali masuk BSAA, dia adalah kapten Rhino dia mengajak sya pergi k
jepang untuk mencari tahu kebenaran dan keanehan yg terjadi pd saat B.O.W
menyerang jepang dan cina hanya selang bbrapa bulan, jepang menganggap cina
telah sengaja melepaskan B.O.W d tokyo, sementara cina menganggap serangan B.O.W
yg terjadi d bbrapa titik d cina (sya lupa namanya) adalah k sengajaan pihak
jepang, d tambah sebuahinfo palsu bahwa masing2 pihak bertanggung jawab atas
insiden itu, tapi anehnya kedua pihak tidak mengakui hal tersebut